Delapan Dosen STKIP Yapis Lulus Serdos

Asmedi, M.Pd. (Kepala LP2M)

PusakaPublik.com. Dompu – Sebanyak delapan orang dosen STKIP Yapis Dompu berhasil lulus sertifikasi dosen (serdos) sesi-1 Kemenristek Dikti tahun 2023. Kedelapan dosen tersebut berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Prodi Pendidikan Sejarah (PSJ), Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Prodi Pendidikan Bahasa Inggris (BING), Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) dan Prodi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI). 

Ketua STKIP Yapis Dr Dodo Kurniawan SE ME menyatakan senang dan bangga atas keberhasilan  para dosen yang lolos serdos tersebut. Menurutnya jumlah dosen yang lulus serdos sesi-1 tahun 2023 ini merupakan yang terbanyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun lalu dosen kami yang lulus serdos sesi-1 tiga orang sedangkan sesi-2 dua orang. Jadi hanya lima orang, sedangkan tahun ini delapan orang sesi-1. Alhamdulillah,” ujar Dodo di kampus STKIP Yapis, Sabtu (10/6).

Dia menambahkan, kampus yang dipimpinnya juga terus berkomitmen meningkatkan kinerja pelaksanaan tridharma perguruan tinggi baik di bidang pengajaran, penelitian maupun pengabdian masyarakat.

“Kami juga paling banyak lolos hibah PDP (Penelitian Dosen Pemula, red.) tahun ini se Pulau Sumbawa di tingkat sekolah tinggi,” katanya.

Selain itu, kata dia, puluhan mahasiswa juga lolos seleksi program Kampus Mengajar dan Pertukaran Mahasiswa Merdeka Kemendikbud Ristek. “Itu semua kami dedikasikan sebagai bentuk komitmen menuju Kampus Unggul,” simpulnya.

Delapan dosen yang berhasil lulus serdos yakni Lili Suryaningsih MPd (Prodi PBSI), Nurjannah MPd (Prodi Pendidikan Sejarah), Supriyadin MKom (Prodi PTI), Nur Wahyuni MPd dan Diana Purwati M Ed (Prodi BING), Mulya Yusnarti dan Angga Putra MPd (Prodi PGSD), dan Amal Fauqi MPd (Prodi PJKR).

Sementara itu Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Asmedy MPd menyatakan, meski tahun ini jumlah dosen yang lolos hibah PDP Kemendikbud Ristek hanya 9 orang tapi dilihat dari total anggaran yang diperoleh jauh lebih besar dibandingkan hibah sejenis tahun sebelumnya.

“Yah, tahun ini hanya 9 dosen yang lolos hibah PDP dibandingkan tahun lalu, tetapi total dananya jauh lebih besar,” ujar Asmedy di kampus, Sabtu.

Dia menambahkan sembilan dosen lolos PDP tersebut terdiri atas lima orang pada skema Penelitian dan empat lainnya skema Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Asmedy memberi gambaran rata-rata besaran dana persatu PkM mencapai Rp 50 juta, sedangkan dana penelitian Rp 20 juta.

“Jadi, dana untuk empat pengabdian saja yang kita dapat mencapai Rp 200 juta. Ini belum termasuk dana untuk skema penelitian,” ujarnya bangga.

Dia berharap pihaknya dapat terus mengawal dan meningkatkan kinerja penelitian dan pengabdian untuk tahun berikutnya, terlebih lagi STKIP Yapis Dompu kini sudah naik dari klaster Pratama (binaan) menjadi Klaster Madya (10).

Dilihat sebanyak : 385 views