Maraknya Kecaman pada Gus Yaqut, Ansor Dompu: Soal Kemanusiaan yang tidak Dihormati

Dompu, pusakapublik.com – Maraknya berbagi Kecaman belakang ini terhadap Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) soal suara azan dan gonggongan anjing. Menurut Arman SE Ketua GP Ansor Dompu kecaman yang terima Gus Yaqut Sangat tidak Elok. 27/02/22.

Akibatnya terjadi pandangan parsial, sempit, bahkan dibumbui kebencian.
” Ini bukan persoalan membela membabi buta, tetapi ini persoalan kemanusiaan yg sudah tidak di hormati.” Sahutnya.

Ketua Gerakan Pemuda GP Ansor Dompu Arman SE menuturkan juga dalam memberikan kritikan pada orang lain tidak perlu dilakukan dengan cara yang hina, bahkan dikatakannya juga boleh mengkritik tapi harus sesuai dengan Adab.

” Pengaturan azan pasti ada landasan nya,  tetapi, persoalan penghinaan dan caci maki  adalah persoalan lain yang tidak dapat di biarkan, karena ini menyangkut Hak Asasi seseorang. Boleh mengkritisi, tetapi yg seharusnya dikritisi itu adalah kebijakan berbasis keilmuan dan menggunakan adab, bukan malah mencaci maki Personya.” Ungkapnya.

Ketua GP Ansor Dompu Arman SE, menganggap yang di bela bukan hanya Gus Yaqut saja tapi semua Orang yang menjadi korban caci maki atas kepentingan pribadi atau kelompok.

” Olehnya, yang kita bela ini bukan hanya pribadi Gus Yaqut, tetapi semua orang yang kemudian menjadi korban penghinaan dan caci maki atas kepentingan orang dan atau kelompok orang yang tak menghargai nilai nilai kemanusiaan.” Lanjutnya.

Dihal yang lain Stagman Gus Zaka Madura, Gus Zaka menyatakan Bukan soal bela- membela bahkan dia menyampingkan Gus Yaqut Orang Nahdlatul Ulama atau bukan tapi Gus Zaka Mengutamakan Soal Ilmu dalam penyampaian Gus Yaqut.

” Kita Lepas dulu soal bela-membela dan kita kesampingkan juga Gus Yaqut Orang NU atau Bukan, tapi kita bicara tentang ilmu dan apa yang sampaikan Gus Yaqut kalau di dalam Balaqoh Tasbih dan Tamsyih. Jadi dalam mengumpamakan sesuatu dengan sesuatu yang lain, dimana kesamaannya bukan lagi spesifik pada soal sifat yang dimiliki oleh dua hal yang sedang di umpamakan”. ( Ardin ).

Bagikan ke :
Dilihat sebanyak : 162 views

Berita Terpopuler

Berita Pilihan