Mahasiswa  STKIP Yapis Ikut Pameran Bisnis di Surabaya

Surabaya, Pusakapublik.com– Sebanyak tujuh orang mahasiswa STKIP Yapis Dompu yang sedang mengikuti Program Wirausaha Merdeka (WMK) Kemendikbud di Universitas Ciputra, Surabaya, turut mengambil bagian dalam pameran bisnis di Tunjungan Plaza Mall, Surabaya.

Pameran yang mengambil tema “Modis” atau “Modified Desaign Thinking” tersebut berlangsung 3-6 November 2022 di Lantai 1. Selain diikuti para peserta program WMK juga diikuti 11 stand dari kalangan dunia usaha lainnya.

Menurut Dina Apriani, ketua kelompok mahasiswa STKIP Yapis, pameran bisnis itu merupakan bagian dari tugas perkuliahan selama mengikuti program WMK. Aneka produk ditawarkan di ajang pameran ini. “Dari produk makanan, minuman sampai fesyen baik pakaian tradisional maupun modern,” ujar Dina menjelaskan via whatsApp kepada media ini, Jumat (4/11).

Ditambahkan, dalam pameran bisnis tersebut kelompok mahasiswa STKIP Yapis  menampilkan produk andalan “Kahawa Tambora” di standnya. Selain pameran, kata Dina, ada transaksi juga terhadap produk kopi mereka. “Di samping penjualan produk, kami juga memperkenalkan kopi Tambora serta historinya kepada pengunjung,” ujar Gusti Ayu Nandasawitri, anggota tim lainnya, menjelaskan. Diakui Dina, dia dan teman-teman timnya merasa senang dan beruntung mengikuti pameran tersebut karena baru kali pertama.

”Kami merasa bahagia dan kaget juga karena pertama kali mengikuti kegiatan ini yakni membuka usaha khas Dompu yakni kopi Tambora,” ujar mahasiswa Prodi PGSD semester 3 ini.

Kata Dina, awalnya  timnya merasa minder mengikuti kegiatan tersebut karena bukan berasal dari kampus entrepreneur dan minim pengalaman bisnis, tapi di sisi lain merasa beruntung karena dapat bertemu dengan kalangan dunia usaha lainnya yang berpartisipasi dalam pameran selama empat hari tersebut.

Sepulang dari mengikuti program WMK Dina berharap lebih mampu mengembangkan dan memperluas pasar produk kopi Tambora. “Kami berharap produk kami Kahawa Tambora kemasan bisa lebih berkembang, tidak hanya di daerah sendiri tapi juga ke daerah-daerah lain,” harapnya.

Selain itu, lanjut dia, peluang usaha tersebut juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi kalangan muda. Dina juga mengungkapkan rasa bangga karena di ajang pameran tersebut dirinya tidak hanya menjaga stand tapi juga diberikan kepercayaan oleh panitia untuk menjadi MC (pembawa acara).

“Kami  mendapat kesempatan menjadi MC pada pameran ini. Kami juga  merasa terhormat dan mendapat banyak pengalaman dari program ini, karena bisa bertemu dengan orang-orang baru serta peserta dan tamu yang berbeda. Ini benar-benar pengalaman berharga buat kami,” ujar Dina senang sambil menjelaskan program WMK akan berakhir Desember mendatang (10).

Dilihat sebanyak : 119 views