Hadiri Lokakarya pengelolaan Hutan Multipihak, ini Pesan Bupati Dompu

Dompu, PusakaPublik.com. – Bupati Dompu Kader Jaelani Rabu (29/12/2021) menghadiri kegiatan Lokakarya Pengelolaan Hutan Multipihak dalam rangka membangun ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim di Kabupaten Dompu.

Kegiatan ini terselenggara oleh kemitraan LP2DPM Dompu dengan Islamic Relief Worldwide (IRW) Indonesia dan di dukung oleh Pemda Kabupaten Dompu.

Pada kegiatan ini, hadir ketua DPRD Kabupaten Dompu Andi Bachtiar A.Md Par, Sekda Dompu Gatot Gunawan perantauan Putra SKM M.Mkes, Unsur Forkopimda Kabupaten Dompu, Staf Ahli, Kepala OPD, Kabag serta Pejabat Struktural Terkait Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Dompu, Camat dan Kepala Desa, BUMN/BUMD, kepala bkph Toffo Pajo Soromandi, tim program Bucracce LP2DPM, Tokoh Agama, Tokoh Pendidikan, Tokoh Pemuda LBH, LSM se-Kabupaten Dompu.

Mengawali sambutannya Bupati mengapresiasi atas inisiatif semua pihak mensukseskan kegiatan ini sebagai upaya kolaboratif bersama dalam pengelolaan kelestarian hutan secara berkelanjutan.

“Kegiatan lokakarya hari ini adalah yang pertama sejak AKJ-SYAH memimpin dana Nggahi Rawi Pahu, Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada rekan-rekan dari dinas lingkungan hidup dan LP2DPM Kabupaten Dompu yang menyelenggarakan kegiatan ini, dalam upaya kita bersama menjawab persoalan-persoalan yang terjadi di Kabupaten Dompu.“

“kita menyadari bahwa fenomena alam yang terjadi pada akhir-akhir ini sangat memprihatinkan bagi kita semua, seperti banjir yang terjadi di beberapa wilayah yaitu Kecamatan Hu’u, Kecamatan Dompu, Kecamatan Woja, Kecamatan Kempo dan Kecamatan Kilo. Begitu juga dengan bencana alam angin puting beliung yang terjadi di kecamatan manggelewa.“

Lanjut Bupati, pada akhir-akhir ini isu kehutanan terutama berkaitan dengan perladangan liar menjadi isu yang sangat seksi dibicarakan oleh masyarakat kita, karena dampak yang ditimbulkan sangat berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat baik dari sisi kesehatan, sisi sosial, maupun dari sisi ekonomi.

“Dalam memperbaiki kondisi hutan tersebut, kami Pemerintah Kabupaten Dompu sudah mulai melakukan kegiatan-kegiatan seperti penghijauan bersama Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di desa serakapi Kecamatan Dompu dengan menanam 2.000 pohon buah-buahan, dan juga bersama KTH Mada Kolo kami menanam 12.000 batang pohon balsa, 250 batang pohon buah, 300 kg benih jahe merah dan 2500 pohon porang,” Paparnya.

Bupati berharap adanya Sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten, unsur TNI-Polri dalam mengembalikan fungsi hutan, sehingga hutan kita tidak menjadi hutan yang kritis dan menjadikan Kabupaten Dompu sebagai kabupaten yang Lestari dan hijau.

Bupati juga berharap, dengan hadirnya Islamic Relief, bisa melahirkan program-program kegiatan yang bisa menjawab persoalan-persoalan perambahan hutan, reboisasi, maupun penggugah kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan perambahan hutan.

“Saya mengajak kepada semua pihak untuk menjaga hutan kita, hal ini menjadi tanggung jawab bersama bagi kita semua yaitu unsur Pemerintah desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Pusat serta seluruh Masyarakat Dompu.”

Mari kita jaga alam, agar alam menjaga kita,”Pesan Bupati. (Ardin).

Bagikan ke :
Dilihat sebanyak : 132 views

Berita Terpopuler

Berita Pilihan